Grand Livina 1.5 XV yang saya beli tahun 2009 tidak pernah mengecewakan, bahkan setelah 8 tahun ini. Dengan warna kelabu metalik (sering disebut “abu-abu kera”), mobill itu adalah salah satu jenis MPV yang paling populer di Indonesia. Pergilah ke beberapa kota besar di Indonesia dan Anda akan menjumpai banyak Livina di jalanan.

Mobil ini diproduksi oleh Nissan di Jepang, dan hadir dalam 2 versi. Mobil saya adalah versi yang panjang. Tujuh penumpang termasuk sopir dapat masuk dan duduk dengan nyaman di dalamnya. Baris tengah cukup lapang untuk 2 penumpang, dan baris belakang berbagi ruang dengan bagasi. Dengan bangku ditegakkan, baris belakang dapat menampung 3 penumpang, dan masih menyisakan ruang pas untuk payung, dan satu atau dua  tas kecil.

Gambar di bawah adalah dasbor dan kolom kemudinya:

The interior
 Interior depan

Mobil Livina dilengkapi dengan power steering sehingga mudah dan ringan dikendarai. Memang ini suatu fitur yang sudah umum di semua mobil modern keluaran tahun 2000 an ke atas, namun dengan Livina, fitur ini serasa makin memudahkan pengemudian. Enteng, sehingga dapat dengan lincah menyusuri jalanan kota yang makin padat dengan kendaraan berbagai jenis.

Konsumsi BBM

Satu hal yang sangat saya sukai dari Livina adalah mesinnya yang irit. Penggunaan BBM nya bisa 1:20, atau 1 liter bensin untuk menempuh 20 kilometer. Ini ciri yang sangat bermanfaat untuk mereka yang sering harus bepergian dengan mobil pribadi.

Hemat di bahan bakar bukan berarti anjlokny performa. Tekan sedikit pedal gas dan Anda akan merasakan mobil ini bak meloncat. Jadi, akselerasinya sangat unggul sehingga memudahkan untuk mendahului kendaraan lain tanpa berdampak boros bahan bakar.

Ban

Saya baru saja mengganti ketiga ban Livina saya, yang sudah terpasang sejak saya beli tahun 2009. Dengan jarak tempuh rata-rata 25 km setiap hari kerja, ketiga ban yang sudah tua itu memang jelas-jelas aus. Namun kurun waktu 8 tahun bukan pencapaian yang sepele. Ban saya itu merek Dunlop, dan gantinyapun juga ban Dunlop. Harga per buah mencapai 580 ribu Rupiah, yah, pas lah untuk kualitasnya.

Model-model baru Livina juga sudah mulai bermunculan di pasar. Tipe yang saya punyai juga muncul seri barunya, kali ini dengan grill depan yang sedikit berbeda. Tahun 2009, mobil saya itu berharga 180 juta. Sekarang mestinya di kisaran 190 – 210 an juta.

Jika Anda menyukai kenyamanan mengemudi sebuah mobil keluarga, suka sedikit kelincahan dan kecepatan, serta ingin menghemat pemakaian energi tak terbarukan, maka Grand Livina adalah satu pilihan yang patut Anda pertimbangkan secara serius.

Advertisements